Posted by
Unknown
Assalamu'alaikum warahmatuLlah
Di bawah ini ada surat cinta buat kita semua.
Semoga kita bisa lebih menghargai cintaNya ..
" Hamba-Ku menyombongkan diri terhadap-Ku
padahal Akulah yang melindungi mereka di tempat tidur mereka Antara-Ku dan
jin serta manusia terjadi berita besar :
bahwa Aku yang telah menciptakan mereka
namun yang disembah adalah selainKu
Aku yang memberi rezeki, namun selain-Ku yang disyukuri
Kebaikan-Ku senantiasa turun kepada hamba-Ku,
tapi kejahatan mereka yang naik kepada-Ku
Aku mencintai mereka dengan memberi ni'mat2 Ku
sedangkan Aku tiada membutuhkan mereka
mereka memancing kemurkaan-Ku dengan
berbagai kemaksiatan padahal mereka adalah
yang paling butuh kepada-Ku
Siapa-siapa yang datang kepada-Ku,
akan Kujemput ia dari kejauhan
Siapa-siapa yang berpaling dari-Ku,
maka Aku akan memanggilnya dari kejauhan
Siapa-siapa yang meninggalkan sesuatu demi Aku,
Aku berikan padanya, lebih dari cukup
Siapa-siapa yang menginginkan keridhaan-Ku,
Aku pun akan menginginkan apa-apa yang dingininya
Siapa-siapa yang bertindak dengan mengandalkan
kekuatan-Ku, maka akan Kulunakkan besi baginya
Orang yang mengerjakan maksiat, tidak akan
Kubuat mereka berputus asa dari rahmat-Ku
Jika mereka bertaubat kepada-Ku, maka Aku akan
menjadi kekasih mereka, sebab Aku mencintai
orang yang bertaubat dan mensucikan diri
Jika mereka tidak bertaubat kepadaku,
maka Aku akan menjadi tabib bagi mereka, Aku
berikan cobaan untuk membersihkan
mereka dari berbagai aib
Dan siapa-siapa yang lebih mementingkanKu dari
selain-Ku, maka Aku akan lebih
mementingkannya dari orang lain
Satu kebaikan di sisi-Ku adalah senilai sepuluh kali
lipat yang sepertinya, hingga tujuh ratus kali lipat,
hingga kelipatan yang sangat banyak
Sedangkan kejahatan di sisi-Ku, adalah bernilai
satu Maka jika ia telah menyesal dan
memohon ampun, Aku pun mengampuninya
Aku mensyukuri amal kebaikan yang sedikit,
dan mengampuni banyak kesalahan-kesalahan
Kasih sayang-Ku mendahului murka-Ku
Sifat penyantun-Ku mendahului keputusan-Ku
menjatuhkan sanksi
Pemberian maaf-Ku lebih mendahului siksa-KU
daripada kasih sayang ibu kepada anaknya... "
(hadist qudsi dari buku "Menggapai Manisnya Iman-Butir ma'rifatuLlah
Ibnul Qayyim Al-jauziyah" oleh Syaikh Shaleh Syadi - tidak disebutkan
perawinya )
Wassalamu'alaikum
"
Posted by
Unknown
Menginstall Iman Akibat Virus Merah Jambu
Pernah tidak kamu buka komputer hati, dan menemukan sebuah virus yang mengacaukan program-program dan file-file di komputer hati kita? Virus yang gimana? Virus yang senantiasa bikin hati tidak tenang namun suka dan cemburu tapi cinta. Kalau pernah, pasti vi rus itu virus merah jambu. Mau tahu virus apa itu?Virus merah jambu atau virus cinta adalah salah satu jenis virus ganas yang mengakibatkan penyakit hati pada diri kita, dapat merambat ke seluruh network tubuh dan sangat sulit dihilangkan. Dari berbagai kasus yang pernah ditemukan, ternyata virus ini banyak ditemukan pada usia-usia remaja sekitar umur belasan tahun. Lebih tepatnya virus ini banyak menjangkiti para ABG yang nggak punya sistem pertahanan berupa software Iman.
Tapi survei juga membuktikan bahwa walaupun remaja-remaja tersebut memiliki software Iman, namun karena jarang membuka file C:\Iman\CintaIlahi.Exe atau file C:\Iman\Rajinibadah.doc yang berada dalam paket software tersebut, maka akhirnya remaja-remaja tersebut terkena juga dengan didahului pertahanan iman yang cenderung turun, dan virus merah jambu menyebar ke seluruh komputer hati mereka.
Nah lho, kalau sudah begitu, apa yang terjadi? Maka mulailah virus ini bekerja mengacaukan sistem, program-program, dan file-file kita dengan selalu menampilkan gambar syaithon yang tertawa lebar, gembira melihat kegagalan kita meraih ridlo-Nya. Namun banyak juga yang suka dengan tampilan syaithon tersebut. Yang pada akhirnya virus ini membuat hang pusat sistem otak syaraf dan akal mereka. Yang kalau itu terjadi, maka virus ini akhirnya dapat mengalahkan sistem otak syaraf dan akal yang kita miliki. Menomorsatukan cinta pada sesama manusia, dan menomorduakan cinta pada Ilahi.
Tapi apakah itu semua dapat dicegah??? Gimana caranya? Yang musti kamu lakukan pertama kali, yaitu hilangkan dulu file-file yang dapat menjadi pintu masuk virus ini, misalnya saja cintadunia.exe. Lalu masukan disket anti virus yang berisi file syakshiyah.exe yang akan membersihkan sedikit demi sedikit virus cinta sampai ke akar-akarnya bila file tersebut dijalankan. Kalau anti virus tersebut tidak berhasil, maka kamu perlu menginstall kembali software imanmu. Kamu bisa pergi ke kajian-kajian yang nawarin jasa installer iman. Atau kamu bisa beli disket installer berisi file Aqidah.exe atau Imankuat.doc. Kalau sudah berhasil diinstall, pastikan komputer hatimu bekerja dengan normal kembali. Dan supaya tidak terulang kembali, maka seringlah membuka file dakwah.exe dan ukhuwwah.doc agar hati kita senantiasa jernih dan OK’s banget…
sumber:al-nidaa.com
Posted by
Unknown
al-Nida.com
Haslinda Lukman
“Sebaik baik sahabat disisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap temannya dan sebaik baik jiran disisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap jirannya” (H.R al-Hakim)
"Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-gerinya teringat mati.."
ALLAH SWT mencipta makhluk di atas muka bumi ini berpasang-pasangan. Begitu juga manusia, tidak akan hidup bersendirian. Kita tidak boleh lari dari berkawan dan menjadi kawan kepada seseorang. Jika ada manusia yang tidak suka berkawan atau melarang orang lain daripada berkawan, dia dianggap ganjil dan tidak memenuhi ciri-ciri sebagai seorang manusia yang normal.
Inilah antara hikmah, kenapa Allah SWT mencipta manusia daripada berbagai bangsa, warna kulit dan bahasa. Firman Allah SWT dalam surah al-Hujurat ayat 13, yang bermaksud:
“Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan berpuak-puak, supaya kamu berkenal-kenalan (dan beramah mesra antara satu sama lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang lebih bertakwa. Sesungguhnya Allah maha mengetahui, lagi maha mendalam pengetahuanNya.’
DALAM Islam faktor memilih kawan amat dititikberatkan. Hubungan persahabatan adalah hubungan yang sangat mulia, kerana kawan atau sahabat berperanan dalam membentuk personality individu. Ada kawan yang sanggup bersusah-payah dan berkongsi duka bersama kita, dan tidak kurang juga kawan yang nampak muka semasa senang dan hanya sanggup berkongsi kegembiraan sahaja.
Pendek kata sahabat boleh menentukan corak hidup kita. Justeru, jika salah pilih sahabat kita akan merana dan menerima padahnya. Selari dengan hadith Rasululah saw yang bermaksud: “ Seseorang itu adalah mengikut agama temannya, oleh itu hendaklah seseorang itu meneliti siapa yang menjadi temannya” (H.R Abu Daud). Bak kata pepatah Arab, “ Bersahabat dengan penjual minyak wangi, kita akan menerima percikan wangiannya, manakala bersahabat dengan tukang besi, percikan apinya akan mencarikkan baju kita.”
Apakah ciri-ciri seorang sahabat yang baik? Seorang bijak pandai berpesan kepada anak lelakinya: “Wahai anakku, sekiranya engkau berasa perlu untuk bersahabat dengan seseorang, maka hendaklah engkau memilih orang yang sifatnya seperti berikut:
1. Jika engkau berbakti kepadanya, dia akan melindungi kamu;
2. Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan membalas balik persahabatan kamu;
3. Jika engkau memerlu pertolongan daripadanya, dia akan membantu kamu;
4. Jika engkau menghulurkan sesuatu kebaikan kepadanya, dia akan menerimanya dengan baik;
5. Jika dia mendapat sesuatu kebajikan (bantuan) daripada kamu, dia akan menghargai atau menyebut kebaikan kamu;
6. Jika dia melihat sesuatu yang tidak baik daripada kamu, dia akan menutupnya;
7. Jika engkau meminta bantuan daripadanya, dia akan mengusahakannya;
8. Jika engkau berdiam diri (kerana malu hendak meminta), dia akan menayakan kesusahan kamu;
9. Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, dia akan meringankan kesusahan kamu;
10. Jika engkau berkata kepadanya, nescaya dia akan membenarkan kamu;
11. Jika engkau merancangkan sesuatu, nescaya dia akan membantu kamu;
12. Jika kamu berdua berselisih faham, nescaya dia lebih senang mengalah untuk menjaga kepentingan persahabatan.
13. Dia membantumu menunaikan tanggungjawab serta melarang melakukan perkara buruk dan maksiat
14. Dia mendorongmu mencapai kejayaan didunia dan akhirat.
Sebagai remaja yang terlepas daripada pandangan ayah ibu berhati-hatilah jika memilih kawan. Kerana kawan, kita bahagia tetapi kawan juga boleh menjahanamkan kita.
Hati-hatilah atau tinggalkan sahaja sahabat seperti dibawah:
sahabat yang tamak: ia sangat tamak, ia hanya memberi sedikit dan meminta yang banyak, dan ia hanya mementingkan diri sendiri.
sahabat hipokrit: ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan hal-hal lampau, atau hal-hal mendatang; ia berusaha mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong; dan jika ada kesempatan membantu, ia menyatakan tidak sanggup.
sahabat pengampu: Dia setuju dengan semua yang kamu lakukan tidak kira betul atau salah, yang parahnya dia setuju dengan hal yang tidak berani untuk menjelaskan kebenaran, di hadapanmu ia memuji dirimu, dan di belakangmu ia merendahkan dirimu.
sahabat pemboros dan suka hiburan: ia menjadi kawanmu jika engkau suka pesta , suka berkeliaran dan ‘melepak’ pada waktu yang tidak sepatutnya, suka ke tempat-tempat hiburan dan pertunjukan.
Hati-hatilah memilih kawan. Tapi, jangan terlampau memilih sehingga tidak ada orang yang sanggup berkawan dengan kita!
Posted by
Unknown
Rujukan Terjemahan
HADIS SHAHIH MUSLIM
1. Perintah melaksanakan nazar
• Hadis riwayat Ibnu Abbas ra., ia berkata:
Sa`ad bin Ubadah meminta fatwa kepada Rasulullah saw. tentang nazar yang
pernah dinazarkan ibunya namun ia wafat sebelum menunaikannya. Rasulullah
saw. bersabda: Tunaikanlah nazar itu untuknya. (Shahih Muslim No.3092)
2. Larangan bernazar dan bahwa nazar itu tidak dapat menangkal sesuatu apa pun
• Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra., ia berkata:
Suatu hari Rasulullah saw. melarang kami bernazar, beliau bersabda:
Sesungguhnya nazar itu tidak dapat menangkal sesuatu apa pun tetapi hanya
untuk mengeluarkan sesuatu dari orang yang kikir. (Shahih Muslim No.3093)
• Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Janganlah kalian bernazar, karena nazar itu
tidak dapat menolak takdir sedikit pun juga, ia hanyalah untuk mengeluarkan
sesuatu dari orang yang kikir. (Shahih Muslim No.3096)
3. Denda nazar
· Hadis riwayat `Uqbah bin `Amir
Bahawa Rasulullah saw bersabda: “Denda nazar sama dengan denda sumpah. (Shahih Muslim No.1629)
4. Bernazar dengan maksiat
· Hadis Riwayat `Imran bin Hushain r.a
Katanya Rasulullah saw. Bersabda: “Tidak boleh melaksanakan nazar berupa maksiat, dan tidak boleh pula orang melaksanakannya.” Dan menurut riwayat Ibnu Hujr, “tidak boleh bernazar berupa maksiat kepada Allah.”
(Shahih Muslim 1625)
5. Orang bernazar berjalan kaki menuju Kakbah
• Hadis riwayat Anas bin Malik ra.:
Bahwa Nabi saw. melihat seorang yang telah lanjut usia dipapah kedua anaknya.
Maka beliau bertanya: Kenapa orang tua ini? Mereka menjawab: Ia bernazar
untuk berjalan kaki. Beliau bersabda: Sesungguhnya Allah tidak memerlukan
penyiksaan orang tua ini terhadap dirinya sendiri. Dan beliau memerintahkannya
untuk berkendaraan. (Shahih Muslim No.3100)
• Hadis riwayat Uqbah bin Amir ra., ia berkata:
Saudara perempuanku bernazar akan berjalan kaki menuju Baitullah tanpa alas
kaki. Lalu ia menyuruhku untuk menanyakan kepada Rasulullah saw., maka aku
pun menanyakannya. Beliau bersabda: Dia boleh berjalan kaki dan boleh pula berkendaraan.
(Shahih Muslim No.3102)
Dipetik dan Diperiksa dari terjemahan kitab hadis SHAHIH MUSLIM.
Posted by
Unknown
http://yeopmadiny.blogspot.com/2009/12/kisah-gadis-lubnan.htm
Beliau adalah seorang gadis Lubnan bernama Sarah, ayahnya muslim dan ibunya kristian, 10 tahun membesar di Lubnan kemudian mengikuti ibu bapanya berhijrah ke Australia menetap disana sehinggalah umurnya 22 tahun & menetap disana. Terputuslah segala hubungannya dengan agama secara total! yang diketahuinya ialah dia seorang muslimah tanpa pernah mengenali mushaf, tidak tahu fatihah, solat dan agama bukanlah suatu yang penting bagi dirinya."Saya teruskan pengkisahan ini dengan mengubah penceritaannya seolah-olah seperti yang diceritakan sendiri oleh saudari Sarah".
Kemudian ibu bapaku berpisah dan masing-masing berkahwin, sehiggalah aku memasuki university dan ibu bapaku meninggalkan Australia. Mereka meninggalkan aku seorang diri tanpa keluarga mahupun saudara. Lantas aku bekerja di pub (kelab malam) pada waktu petang. Aku mempunyai boyfriend 100% seperti hubungan pemuda pemudi di barat. Aku tidak pernah meninggalkan sesuatu yang haram kecuali akan aku lakukannya tanpa malu @ rasa bersalah. Aku adalah seperti orang barat 100%! Aku mengetahui bahasa arab serba sedikit. Kerana aku adalah seorang gadis yang cantik maka aku telah memasuki pertandingan Ratu cantik di New Zealand dan aku memenanginya, aku sekarang bersedia untuk memasuki pertandingan lebih besar. Justeru sekarang aku sudah menjadi model bagi cover majalah yang tidak mulia. Tatkala aku berada dalam kemasyhuran itu, aku menziarahi satu keluarga berketuruan Lubnan yang bermukim di Australia dan aku menyaksikan satu siaran bulan Ramadhan yang berbicara tentang "Menjaga kehormatan". Aku merasa sangat-sangat terpukul dengan rancangan itu seolah-olah rancangan itu hanya membicarakan tentang diriku. Selesai mrngikuti rancangan tersebut aku menghantar soalan : "Adakah disana satu kemungkinan bahawa Allah menerima aku dan mengampuni dosa-dosaku dan aku bertaubat kepadanya?
Kemudian Dr Amru Khalid menjawab soalan Sarah; "Sesungguhnya Allah maha pengampun, mengampunkan sekalian dosa dan diantara nama Allah ialah al-Ghofur, sesungguhnya Allah mewajibkan kepada dirinya sifat Rahmat dan sesungguhnya Allah berkata; ((Bahawasanya rahmatku mengatasi kemarahanku)) dan kemudian Dr Amru membawakan beberapa kisah manusia yang bergelumang dengan dosa kemudian bertaubat kepada Allah.
Dua hari kemudian gadis bernama Sarah ini mengirimkan email kepada Dr Amru Khalid dan suratnya berbunyi: "Aku tidak pecaya bahawa kemungkinan Allah akan mengampuni aku dan aku berterusan menangis dengan kerapnya dan sekarang aku mahu mempelajari solat".
Kemudian Dr Amru Khalid membalas pada hari itu juga dan meminta supaya Sarah mengirimkan alamatnya di New Zealand supaya dia boleh menghantar beberapa kaset al-Quran Syeikh al-Ajmi, Misyari Rasyid dan lain-lain lagi kaset dakwah.
Lantas Sarah menghantar alamatnya kepada Dr Amru Khalid.
Dr Amru menunaikan janjinya serta menghantarkan apa yang telah disebut melalui pos berpandukan kepada alamat yang tertera di email beliau.
Setelah apa yang terjadi, Sarah mengirimkan satu email kepada Dr Amru Khalid: "Aku tidak tahu bagaimana mahu mengucapkan kesyukuranku pada kamu, tidak ada seorangpun yang ambil peduli kepadaku melebihi apa yang engkau lakukan padaku, aku begitu berharap agar aku mempunyai abang @ adik lelaki seperti kamu".
Setelah 2 hari berlalu, sarah menghantar emailnya lagi kepada Dr Amru dan berkata; "Assalamualaikum, aku harap kamu berada dalam keadaan yang baik, aku ada berita buat engkau bahawa aku sudah belajar membaca surah an-Naba' dan aku boleh membacanya tanpa melihat mushaf".
Setelah 1 minggu Sarah mengirimkan lagi emailnya; "Aku telah belajar surah Yusuf, aku beranggapan bahawa tidak mungkin aku menghabiskannya akan tetapi Al-hamdulillah".
Sehari selepas itu Sarah mengirimkan lagi emailnya dan berkata: "Aku telahpun memakai tudung dan aku telah tinggalkan kawan-kawanku dan aku telah buang gelaran sebagai ratu cantik Negara daripada diriku".
Selang 3 hari kemudian, Sarah mengirim lagi satu email yang berbunyi: "Assalamualaikum, aku tidak tahu bagaimana untuk mengucapkan berbanyak-banyak terima kasih kepada kamu, aku mahu dan bertekad untuk lebih panjang daripada umurku supaya aku dapat berkhidmat kepada islam, akan tetapi kemungkinan Allah tidak mengizinkan hal ini. Akan tetapi….Al-hamdulillah".
Kemudian Dr Amru Khalid dan isterinya telah menghubunginya melalui telefon bertujuan menenangkan Sarah dan menenteramkan keadaannya. Mereka mendapat tahu bahawa Sarah sedang sakit kanser otak! Doktor akan melakukan pembedahan dalam tempoh yang segera sementara peratusan untuk Berjaya hanyalah 20% sahaja.
Sarah telah menghantar beberapa emailnya untuk waktu yang akan datang dalam tempoh 2 hari sahaja sebelum pembedahan dan dia berkata; "Assalamualaikum, adakah mungkin Allah mengampuni dosa-dosa aku? Adakah kamu beranggapan bahawa aku akan masuk syurgaNYA? Ataukah Allah akan mengheret aku kehadapan api neraka? Sesungguhnya aku cintakan Allah, aku sedang menyerunya sekarang…ibu kandungku telah menghubungi aku sebelum hari jumaat, aku yakin bahawa dia pasti akan bersedih, boleh jadi dia akan datang untuk menziarahi aku kerana dia sudah tidak melihat aku sejak tahun 1997M. Aku hidup terlalu jauh daripada Allah dan agamaNYA. 22 tahun aku telah hidup…akan tetapi aku telah bertaubat kepada Allah 3 minggu yang sudah. Aku bersumpah dengan namaNYA bahawa aku telah bertaubat dan meninggalkan teman lalaki aku, Aku telahpun menutup auratku, aku telah istiqamah dalam mendirikan solat. aku bersaksi kepada Allah di hadapan kamu bahawa aku lakukan semua ini adalah semata-mata kerana Allah tuhan pencipta. Aku tidak mengenali orang islam kecuali kamu dan diriku sendiri. Inilah rintihanku, aku harap darimu agar mendoakan supaya Allah merahmati aku, mengampuni dosa-dosaku. Doakanlah juga semoga Allah memberi hidayah kepada ibu. Sesungguhnya ibuku tidak mengetahui hal keadaanku sedikitpun". Lantas email ini telah di hantar oleh Sarah kepada Dr Amru Khalid.
Akan tetapi begitu menyedihkan apabila Dr Amru mendapat khabar bahawa Sarah telah meninggal dunia.
"Semoga Allah merahmati Sarah dan mengampuni dosa-dosanya. Menempatkan Sarah disebaik-baik tempat tinggal di syurgaNYA. Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha pengurnia. Ya tuhan kami, kurniakan hidayahmu dan taufikmu kepada kami semua, tetapkanlah kami agar terus berada dalam ajaran petunjukmu yang lurus, matikanlah kami dalam islam, sesungguhnya kami telah redho bahawa Allah adalah tuhan kami, islam sebagai agama kami, dan Nabi Muhammad itu adalah NabiMU dan pesuruhMU".
Posted by
Unknown
Jangan menantikan selesai (habis)nya perintang-perintang untuk lebih mendekat kepada Allah, sebab yang demikian itu akan memutuskan engkau dari kewajipan menunaikan hak terhadap apa yang Allah telah tempatkan engkau di dalamnya. (sebab yang demikian itu memutuskan kewaspadaanmu terhadap kewajipanmu.)
Abdullah bin umar r.a berkata: Jika engkau berada di waktu senja, maka jangan menunggu tibanya pagi, demikian pula jika engkau berada di waktu pagi jangan menunggu petang. Pergunakan kesempatan di waktu muda, sehat, kuat dan kaya untuk menghadapi masa tua, sakit, lemah dan miskin.
Sahl bin Abdullah Attustray berkata: Jika tiba waktu malam maka jangan mengharapkan waktu siang hari, sehingga engkau menunaikan hak Allah, waktu malam itu. Dan menjaga benar-benar hawa nafsumu, demikian pula bila engkau berada pada pagi hari.
Firman Allah:
Maksudnya: Kami (Allah) akan menguji kamu dengan kejahatan dan kebaikan sebagai ujian, dan kepada Kami kamu kembali. (Al-Anbiyya`35)
Ujian itu berupa: sehat, sakit, kesukaran, kelapangan, kaya dan miskin. Untuk ujian kekuatan atau ketetapan beriman kepada Allah sampai mana syukurnya menerima nikmat dan bagaimana sabarnya menghadapi ujian kesukaran bala.`
-terjemahan Al-Hikam-
Posted by
Unknown
Ust Dr Abdullah Yasin
(سورة الرعد)
أَفَمَن يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَى إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُواْ الأَلْبَابِ (١٩) الَّذِينَ يُوفُونَ بِعَهْدِ اللّهِ وَلاَ يِنقُضُونَ الْمِيثَاقَ (٢٠) وَالَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ اللّهُ بِهِ أَن يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوءَ الحِسَابِ (٢١) وَالَّذِينَ صَبَرُواْ ابْتِغَاء وَجْهِ رَبِّهِمْ وَأَقَامُواْ الصَّلاَةَ وَأَنفَقُواْ مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلاَنِيَةً وَيَدْرَؤُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ أُوْلَئِكَ لَهُمْ عُقْبَى الدَّارِ (٢٢) جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ وَالمَلاَئِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِم مِّن كُلِّ بَابٍ (٢٣) سَلاَمٌ عَلَيْكُم بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ (٢٤)
(Surah Ar-Ra’d: 19-24)
Terjemahan:
(19) Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.
(20) (iaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian,
(21) dan orang-orang yang menghubungkan apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.
(22) Dan orang-orang yang sabar karena mencari keredhaan Tuhannya, mendirikan salat, dan menafkahkan sebahagian rezkinya yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),
(23) (iaitu) syurga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak-anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu,
(24) (sambil mengucapkan): “Salaamun ‘Alaikum Bimaa Shabartum”, (keselamatan untukmu berkat kesabaranmu). Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.
Kesimpulan:
Ciri-ciri orang yang berakal:
1. Menepati janji dengan Allah dan tidak memungkirinya.
2. Senantiasa memelihara silaturrahim.
3. Senantiasa takut kepada Allah dan hisab yang buruk pada Hari Kiamat.
4. Bersifat sabar dan senantiasa mengharap keredhaan Allah.
5. Mereka mendirikan salat.
6. Mereka menafkahkan sebagian hartanya secara sembunyi atau terang-terangan.
Posted by
Unknown
comments (0)
http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&id_artikel=377
Pertanyaan:
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya: "Pria mendapatkan istri-istri bidadari di Surga, lalu wanita mendapatkan apa?
Jawaban:
(Fatawa wa Durusul Haramil Makki, Syaikh Ibn Utsaimin 1/132, yang dinukil dalam Al-Fatawa Al-Jami'ah lil Mar'atil Muslimah, edisi bahasa Indonesia "Fatwa-fatwa tentang wanita")
Pertanyaan:
Syaikh Abdullah bin Jibrin ditanya: "Ketika saya membaca Al-Qur'an, saya mendapati banyak ayat-ayat yang memberi kabar gembira bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dari kaum laki-laki, dengan balasan bidadari yang cantik sekali. Adakah wanita mendapatkan ganti dari suaminya di akhirat, karena penjelasan tentang kenikmatan Surga senantiasa ditujukan kepada lelaki mukmin. Apakah wanita yang beriman kenimatannya lebih sedikit daripada lelaki mukmin?
Jawaban:
Tidak bisa disangsikan bahwa kenikmatan Surga sifatnya umum untuk laki-laki dan perempuan. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki ataupun perempuan" (Ali-Imran:195)
"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik" (An-Nahl:97)
"Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun" (An-Nisa':124)
"Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu'min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta'atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar"(Al-Ahzab:35)
Allah telah menyebutkan bahwa mereka akan masuk Surga dalam firman-Nya: "Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan" (Yasin:56)
"Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan istri-istri kamu digembirakan"(Az-Zukhruf:70)
Allah menyebutkan bahwa wanita akan diciptakan ulang.
"Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan" (Al-Waqi'ah: 35-36)
Maksudnya mengulangi penciptaan wanita-wanita tua dan menjadikan mereka perawan kembali, yang tua kembali muda. Telah disebutkan dalam suatu hadits bahwa wanita dunia mempunyai kelebihan atas bidadari karena ibadah dan ketaatan mereka. Para wanita yang beriman masuk Surga sebagaimana kaum lelaki. Jika wanita pernah menikah beberapa kali, dan ia masuk Surga bersama mereka, ia diberi hak untuk memilih salah satu di antara mereka, maka ia memilih yang paling bagus diantara mereka.
(Dinukil dari Fatawal Mar'ah 1/13, yang dikutip dalam Al-Fatawa Al-Jami'ah lil Mar'atil Muslimah, edisi bahasa Indonesia "Fatwa-fatwa tentang wanita". Syaikh Abdullah bin Jibrin saat ini (th 2003) sudah ditinggalkan oleh Ulama karena mengikuti Abul Fitan - Abul Hasan Al Mishri Al Ma'ribi, red)
Posted by
Unknown
14 Apr 2010
Dr. Maza
Pernah seorang pakar jantung bertanya saya tentang sabda Nabi s.a.w: “Ketahuilah bahawa dalam jasad ada seketul daging, apabila baik maka baiklah jasad, apabila rosak maka rosaklah jasad. Ketahuilah ia adalah hati!”. Dia bertanya saya mengapakah Nabi s.a.w menyebut ‘hati’ tidak menyebut jantung sedangkan jantung adalah organ terpenting dan penentu dalam tubuh manusia.
Saya jawab: Dalam hadis yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim itu, Nabi s.a.w tidak pernah menyebut ‘hati’, sebaliknya menyebut al-qalb iaitu jantung. Adapun hati dalam bahasa Arab disebut kabid. Namun, malangnya dalam bahasa Melayu jantung selalu diterjemah sebagai hati. Sedangkan bahasa Inggeris menterjemah dengan betul iaitu ‘heart’ yang bermaksud jantung.
Cumanya, orang Melayu menterjemahkan ‘you are in my heart’ sebagai ‘awak dalam hatiku’ padahal hati dalam bahasa Inggeris ‘liver’ bukan ‘heart’. Namun ‘heart attack’ tetap sebagai serangan jantung, tidak pula serangan hati.
Begitu ‘heart disease’ sebagai penyakit jantung. Mungkin kerana ia berkaitan sakit, jika salah terjemah buruk padahnya. Jangan sampai doktor yang sepatutnya membedah jantung dibedahnya hati. Orang boleh derma hati dan terus hidup, namun tidak mungkin boleh derma jantung dan terus hidup.
Qalb dan Qulub
Al-Quran dan Sunnah menggunakan perkataan qalb (jantung) atau qulub (jantung-jantung) sebagai kata jamak atau plural untuk qalb. Sejak dahulu perkataan qalb difahami oleh orang Arab sebagai organ yang tergantung dalam tubuh manusia.
Dalam kamus rujukan bahasa Arab yang terpenting, iaitu Lisan al-‘Arab, pengarang Ibn Manzur (meninggal 711H) menyatakan: Al-Qalb: segumpal daging dari fuad (jantung) yang tergantung dengan urat besar tempat ia bergantung” (Ibn Manzur, Lisan al-‘Arab 1/687, Beirut: Dar al-Fikr).
Disebabkan perkembangan ilmu perubatan, maka dalam kamus Arab moden takrifan lebih terperinci. Dalam al-Mu’jam al-Wasit disebut: “al-Qalb ialah organ berotot dalaman yang menerima darah daripada salur darah dan mengepam ke arteri” (al-Mu’jam al-Wasit, 2/753).
Ini sama dengan maksud jantung dalam Kamus Dewan Bahasa: “Organ berotot yang mengepam darah ke seluruh badan” (Kamus Dewan Bahasa Edisi Ke-3, 519).
Jelas, qalb atau kata jamaknya qulub yang digunakan oleh orang Arab, demikian digunakan oleh al-Quran dan Hadis tidak merujuk kepada hati, tetapi merujuk kepada jantung. Terjemahan Inggeris lebih tepat iaitu ‘heart’. Malangnya, hingga terjemahan heart dari Inggeris ke melayu juga tidak stabil kerana kadang-kadang diterjemah sebagai hati, kadang-kadang diterjemah sebagai jantung.
Kekeliruan
Kekeliruan dalam memberikan maksud qalbu atau heart ini telah menyebabkan Kamus Dewan Bahasa memberikan maksud perkataan hati yang pelbagai. Disebut dalam Kamus Dewan: “Hati: 1. organ dlm badan yg berwarna perang kemerah-merahan di dlm perut di bahagian sebelah kanan…2. = jantung.. 3. batin (tempat perasaan, pengertian)..”. (ibid, 445).
Sementara itu dalam satu artikel yang diterbitkan oleh Jurnal Bahasa DBP (Jilid 5, Bilangan 4, 2005) Imran Ho Abdullah dan Norsimah Mat Awal cuba memberikan maksud hati secara konsep dan metafora dalam bahasa Melayu. Artikel mereka itu berjudul “Pengkonsepsian dan Pemetaforaan Hati”.
Namun saya melihat, justifikasi bahasa di sudut konsep dan metafora yang cuba diberikan dan juga kepelbagaian maksud hati sehingga diterjemahkan salah satunya sebagai jantung, tetap mengelirukan bagi memahami maksud asal qalb dalam al-Quran dan Hadis.
Bahkan penyataan hati bermaksud jantung dalam bahasa Melayu itu sendiri boleh mengelirukan kerana keduanya organ yang berbeza. Apatahlagi, kajian saintifik moden benar-benar membezakan peranan antara kedua organ tersebut.
Jika pun boleh diterima, salah satu pengertian hati itu disebutkan oleh Kamus Dewan sebagai batin atau tempat perasaan. Ini hampir ada persamaan dengan maksud akal (al-‘Aql) yang sebut juga sebagai salah satu maksud qalb dalam Lisan al-‘Arab (m.s 687).
Maka perkataan qulub atau qalb dalam nas-nas Islam lebih tepat diterjemahkan sebagai jantung, atau jika hendak digunakan juga perkataan hati mungkin boleh disebut ‘jantung hati’. Sebahagian penulis atau pembicara suka menggunakan perkataan ‘kalbu’ seperti ungkapan dalam ‘dalam kalbuku ini’.
Perkataan kalbu dianggap sebagai ungkapan qalb dalam yang dimelayukan. Ya, mungkin boleh, tetapi bagi yang mengetahui bahasa Arab ia agak berat sebab kalb iaitu dengan huruf ‘kaf’ (=kalb atau kalbun) dalam Bahasa Arab bermaksud anjing. Jika dengan huruf ‘qaf ‘ (=qalb atau qalbun) barulah bermaksud jantung.
Al-Quran dan Hadis
Hari ini dengan kemajuan sains dan teknologi, begitu banyak mukjizat sains dalam al-Quran dan Hadis ditemui. Maka, menterjemah perkataan qalb atau qulub dalam kedua sumber itu dengan maksud asalnya iaitu jantung adalah suatu kemestian. Jika tidak, nanti orang Melayu gagal memahami rahsia saintifik di sebalik perkataan tersebut. Amat besar perbezaan fungsi antara jantung dan hati!
Dengan itu kita sepatutnya menukar terjemahan ayat-ayat al-Quran seperti: “dalam hati-hati mereka ada penyakit” (al-Baqarah: 10) dengan “dalam jantung-jantung mereka ada penyakit”. Begitu juga: “mereka berkata dengan mulut-mulut mereka, apa yang tiada dalam hati-hati mereka” (Ali ‘Imran: 167), diterjemahkan “…apa yang tiada dalam jantung-jantung mereka”. Begitulah seterusnya. Bahasa Inggeris telah menterjemah dengan tepat seperti “in their hearts is disease..”, “..what was not in their hearts”.
Ini bukan kerana ingin menyalahkan bahasa kita yang telah berjalan sejak sekian lama. Namun, tujuannya bagi mendekatkan kefahaman secara lebih tepat penggunaan perkataan yang dipilih oleh al-Quran dan Hadis atau dalam Bahasa Arab. Perkembangan ilmu terutamanya sains juga mengajak kita lebih teliti terhadap istilah-istilah al-Quran dan Hadis ini. Sekali lagi, jantung bukan hati!
Posted by
Unknown
Setelah mengamalkan ilmu baru mengetahui hakikatnya.
Wahai anakku yang tercinta:
Dan ketahuilah bahwasanya sebahagian daripada masalah yang engkau tanyakan kepada aku itu tidak dapat dijawab dengan tulisan ataupun perkataan. Tetapi bila engkau telah sampai kepada hakikat halnya maka barulah engkau akan faham. Kalau engkau belum sampai kesana maka engkau belum mengetahuinya, kerana masalah-masalah itu adalah masalah “zukiyyah” yaitu masalah yang tidak dapat difaham dengan sebenarnya kecuali setelah dirasai oleh seseorang akan hakikatnya, maka masalah-masalah yang seperti ini tidak dapat hanya disifatkan dengan perkataan tetapi dengan dijawab dan dirasai, seperti manisnya sesuatu yang manis dan pahitnya sesuatu yang pahit, maka hal ini tidak dapat diketahui kecuali dengan dirasai (bukan dengan perkataan atau tulisan).
Rujukan: Buku wahai anakku yang tercinta, karangan al-imam hujjatul islam abu hamid Muhammad bin Muhammad alghzali ra.
Posted by
Unknown
Nabi SAW bersabda, ”Bila seseorang selesai membaca tasyahhud (akhir), hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah dari 4 perkara. Yaitu ’Allahumma innii a’uudzubika min ’adzaab jahannam wamin ’adzaabil qobri, wamin fitnatil mahyaa wal mamaat, wamin syarri fitnatil masiihid dajjaal’ (Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari siksa neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati, dari fitnah Dajjal’. Selanjutnya hendaklah ia berdo’a memohon kebaikan untuk dirinya sesuai kepentingannya”. (HR. Muslim, Abu Uwanah, dan Nasa’i).
Menurut Abu Daud dan Ahmad, Nabi SAW biasa membaca do’a tersebut dalam tasyahhudnya.
Nabi SAW mengajarkan do’a tersebut kepada para sahabatnya seperti Beliau SAW mengajarkansurah Al-Qur’an kepada mereka.
Posted by
Unknown
CARA RASULULLAH (s.a.w.) MENGELAK & MENYEMBUHKAN PENYAKIT Petikan dari buku Cara Rasulullah S.A.W. mengelak dan menyembuhkan penyakit (Disusun Oleh : Ibnu Qaiyum)
PENYEBAB ROSAKNYA BADAN
Perkara yang menyebabkan rosaknya badan Iaitu perasaan runsing, gelisah,lapar dan tidak tidur malam (bukan tujuan qiyamullail)
MENERANGKAN PENGLIHATAN
Perkara yang boleh menerangkan pandangan dan menyejukkan hati iaitu melihat pada warna hijau, melihat air yang mengalir, melihat orang/barang yang disayangi dan melihat buah (dedaun). Perkara yang boleh menggelapkan pandangan iaitu berjalan tanpa alas (berkaki ayam), menyambut waktu pagi dengan wajah murka (masam), banyak menangis dan banyak membaca tulisan yang kecil-kecil.
PENYEBAB WAJAH BERSINAR
Perkara yang boleh menyebabkan wajah kelihatan kering (hilang cahaya) iaitu berdusta, tidak mempunyai perasaan malu, banyak bertanya tanpa ilmu dan banyak berbuat dosa. Perkara yang boleh menyebabkan wajah bersinar iaitu menjaga maruah, jujur, dermawan dan takwa.
PERASAAN BENCI
Perkara yang menyebabkan perasaan benci iaitu sombong, dengki, berdusta dan suka mengadu domba.
PERKARA YANG MENDATANGKAN DAN MENYEKAT REZEKI
Perkara yang boleh menyebabkan datangnya rezeki iaitu Qiyamullail (beribadah di waktu malam selepas tidur), banyak membaca istighfar di waktu sahur (masa sebelum masuk waktu subuh), bersedekah dan berzikir di waktu pagi dan petang. Perkara yang menyebabkan rezeki tersekat iaitu tidur di waktu pagi, sedikit mengerjakan sembahyang, malas dan khianat.
KEFAHAMAN DAN INGATAN
Perkara yang boleh menyebabkan rosaknya ingatan dan kefahaman iaitu sentiasa makan buah yang masam, tidur pada tengkuk (belakang kepala), hati sedih dan fikiran runsing. Perkara yang menyebabkan bertambahnya daya ingatan dan kefahaman iaitu kegembiraan hati, sedikit makan dan sedikit minum, mengawal makanan dengan sesuatu yang manis dan berlemak serta mengurangkan kelebihan yang memberatkan badan.
Sekian, Wassallam.
Maksud firman Allah: Dan sesungguhnya kami jadikan untuk isi neraka jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunaknnya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Al A'raaf:179)
Kejayaan setiap manusia adalah dalam agama (islam). Sejauh mana ia taat kepada Allah, Ikut sunnah nabi SAW.
PENYEBAB ROSAKNYA BADAN
Perkara yang menyebabkan rosaknya badan Iaitu perasaan runsing, gelisah,lapar dan tidak tidur malam (bukan tujuan qiyamullail)
MENERANGKAN PENGLIHATAN
Perkara yang boleh menerangkan pandangan dan menyejukkan hati iaitu melihat pada warna hijau, melihat air yang mengalir, melihat orang/barang yang disayangi dan melihat buah (dedaun). Perkara yang boleh menggelapkan pandangan iaitu berjalan tanpa alas (berkaki ayam), menyambut waktu pagi dengan wajah murka (masam), banyak menangis dan banyak membaca tulisan yang kecil-kecil.
PENYEBAB WAJAH BERSINAR
Perkara yang boleh menyebabkan wajah kelihatan kering (hilang cahaya) iaitu berdusta, tidak mempunyai perasaan malu, banyak bertanya tanpa ilmu dan banyak berbuat dosa. Perkara yang boleh menyebabkan wajah bersinar iaitu menjaga maruah, jujur, dermawan dan takwa.
PERASAAN BENCI
Perkara yang menyebabkan perasaan benci iaitu sombong, dengki, berdusta dan suka mengadu domba.
PERKARA YANG MENDATANGKAN DAN MENYEKAT REZEKI
Perkara yang boleh menyebabkan datangnya rezeki iaitu Qiyamullail (beribadah di waktu malam selepas tidur), banyak membaca istighfar di waktu sahur (masa sebelum masuk waktu subuh), bersedekah dan berzikir di waktu pagi dan petang. Perkara yang menyebabkan rezeki tersekat iaitu tidur di waktu pagi, sedikit mengerjakan sembahyang, malas dan khianat.
KEFAHAMAN DAN INGATAN
Perkara yang boleh menyebabkan rosaknya ingatan dan kefahaman iaitu sentiasa makan buah yang masam, tidur pada tengkuk (belakang kepala), hati sedih dan fikiran runsing. Perkara yang menyebabkan bertambahnya daya ingatan dan kefahaman iaitu kegembiraan hati, sedikit makan dan sedikit minum, mengawal makanan dengan sesuatu yang manis dan berlemak serta mengurangkan kelebihan yang memberatkan badan.
Sekian, Wassallam.
Maksud firman Allah: Dan sesungguhnya kami jadikan untuk isi neraka jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunaknnya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Al A'raaf:179)
Kejayaan setiap manusia adalah dalam agama (islam). Sejauh mana ia taat kepada Allah, Ikut sunnah nabi SAW.
Posted by
Unknown
Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s.
Siapakah orang yang manis senyumanya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambilberkata,"Ya Rabbi Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukirsenyuman.
Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dantidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.
Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada sentiasa menumpuk-numpukkan harta.
Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan.
Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.
Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan saujanamata memandang.
Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.
Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak kerana telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.
Posted by
Unknown
Dalam satu kisah percintaan yang menarik. Sepasang suami isteri berjalan di tepi sebuah tasik yang indah. Kemudian mereka berhenti di sebuah bangku yang disediakan di tepi tasik. Kemudian si isteri bertanya kepada si suami. Ini dialog mereka
Isteri : Mengapa abang menyukai saya? Mengapa abang cintakan saya?
Suami : Abang tidak boleh menerangkan sebabnya, namun begitu abang memang menyayangi dan mencintai Sayang!
Isteri : Abang tak boleh terangkan sebabnya? Bagaimana abang boleh katakan abang sayang dan cintakan saya sedangkan abang tidak boleh menerangkannya.
Suami : Betul! Abang tak tahu sebabnya tetapi abang boleh buktikan bahawa abang memang cintakan Sayang!
Isteri : Tak boleh beri bukti! Tidak! Saya hendak abang terangkan kepada saya sebabnya. Kawan-kawan saya yang lain yang mempunyai suami dan teman lelaki, semuanya tahu menerangkan mengapa mereka mencintai. Dalam bentuk puisi dan syair lagi. Namun begitu abang tidak boleh terangkan sebabnya.
Si suami menarik nafas panjang dan dia berkata "Baiklah! Abang mencintai Sayang sebab sayang cantik, mempunyai suara yang merdu, penyayang dan mengingati abang selalu. Abang juga sukakan senyuman manis dan setiap tapak Sayang melangkah, di situlah cinta Abang bersama Sayang!"
Si isteri tersenyum dan berpuas hati dengan penerangan suaminya tadi.
Namun begitu selang beberapa hari si isteri mengalami kemalangan dan koma. Si suami amat bersedih dan menulis sepucuk surat kepada isterinya yang disayangi. Surat itu diletakkan di sebelah katil isterinya di hospital. Surat tersebut berbunyi begini : "Sayang!Jika disebabkan suara aku mencintai mu... sekarang bolehkah engkau bersuara? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu. Jika disebabkan kasih sayang dan ingatan aku mencintai mu...sekarang bolehkah engkau menunjukkannya? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.Jika disebabkan senyuman aku mencintai mu... sekarang bolehkah engkau tersenyum? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.Jika disebabkan setiap langkah aku mencintai mu.... sekarang bolehkah engkau melangkah? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu. Jika cinta memerlukan sebabnya, seperti sekarang. Aku tidak mempunyai sebab mencintai mu lagi. Adakah cinta memerlukan sebab? Tidak! Aku masih mencintai mu dulu, kini, selamanya dan cinta tidak perlu ada sebab.
Kadangkala perkara tercantik dan terbaik di dunia tidak boleh dilihat, dipegang. Namun begitu... ia boleh dirasai dalam hati."
Isteri : Mengapa abang menyukai saya? Mengapa abang cintakan saya?
Suami : Abang tidak boleh menerangkan sebabnya, namun begitu abang memang menyayangi dan mencintai Sayang!
Isteri : Abang tak boleh terangkan sebabnya? Bagaimana abang boleh katakan abang sayang dan cintakan saya sedangkan abang tidak boleh menerangkannya.
Suami : Betul! Abang tak tahu sebabnya tetapi abang boleh buktikan bahawa abang memang cintakan Sayang!
Isteri : Tak boleh beri bukti! Tidak! Saya hendak abang terangkan kepada saya sebabnya. Kawan-kawan saya yang lain yang mempunyai suami dan teman lelaki, semuanya tahu menerangkan mengapa mereka mencintai. Dalam bentuk puisi dan syair lagi. Namun begitu abang tidak boleh terangkan sebabnya.
Si suami menarik nafas panjang dan dia berkata "Baiklah! Abang mencintai Sayang sebab sayang cantik, mempunyai suara yang merdu, penyayang dan mengingati abang selalu. Abang juga sukakan senyuman manis dan setiap tapak Sayang melangkah, di situlah cinta Abang bersama Sayang!"
Si isteri tersenyum dan berpuas hati dengan penerangan suaminya tadi.
Namun begitu selang beberapa hari si isteri mengalami kemalangan dan koma. Si suami amat bersedih dan menulis sepucuk surat kepada isterinya yang disayangi. Surat itu diletakkan di sebelah katil isterinya di hospital. Surat tersebut berbunyi begini : "Sayang!Jika disebabkan suara aku mencintai mu... sekarang bolehkah engkau bersuara? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu. Jika disebabkan kasih sayang dan ingatan aku mencintai mu...sekarang bolehkah engkau menunjukkannya? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.Jika disebabkan senyuman aku mencintai mu... sekarang bolehkah engkau tersenyum? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu.Jika disebabkan setiap langkah aku mencintai mu.... sekarang bolehkah engkau melangkah? Tidak! Oleh itu aku tidak boleh mencintai mu. Jika cinta memerlukan sebabnya, seperti sekarang. Aku tidak mempunyai sebab mencintai mu lagi. Adakah cinta memerlukan sebab? Tidak! Aku masih mencintai mu dulu, kini, selamanya dan cinta tidak perlu ada sebab.
Kadangkala perkara tercantik dan terbaik di dunia tidak boleh dilihat, dipegang. Namun begitu... ia boleh dirasai dalam hati."
Posted by
Unknown
Di antara perkara yang sentiasa berulang dalam kehidupan seharian kita adalah memakai pakaian dan menanggalkannya ketika ingin membasuhnya, tidur atau sebagainya. Sunnah Rasulullah saw ketika menanggalkan pakaian adalah:
1. Membaca Bismillah sama ada ketika memakai atau menanggalkan pakaian. Imam Nawawi berkata,`Membaca Bismillah adalah digalakkan ketika melakukan segala amalan`.
2. Apabila memakai baju, penutup kepala atau serban, Rasulullah membaca :
."allahumma inni as`aluka min`khairi wa`khairi maa huwalah wa`auzubika minn syahrri wasyrri maa huwalah".
"Ya Allah! Aku memohon daripadamu kebaikan pakaian ini dan kebaikan apa yang ada padanya dan aku berlindung darimu keburukan pakaian ini dan keburukan apa yang ada padanya."
( Direkodkan oleh Abu Daud, Tirmizi dan Ahmad, ditashih oleh Ibn Hibban dan Al-Hakim mengikut syarat Muslim dan ini dipersetujui oleh Az-Zahabi)
3. Memulakan memakai dengan angota kanan berdasarkan hadis Rasulullah saw.:
"Apabila kamu memakai pakaian hendaklah kamu memulakannya dengan anggota kanan."
(Direkod oleh Tirmizi, Abu Daud, Ibn Majah. Hadis ini adalah hadis sahih)
4.Beliau menanggalkan pakaiannya dan seluarnya dengan mendahului anggota kiri, kemudian anggota kanan.
Posted by
Unknown
Arah Tuju Sebuah Cinta
saifulislam.com
Moderator Dr. Raja Ahmad Iskandar bersama panelis Ustadz Habiburrahman el-Shirazi dan Ustaz Hasrizal Abdul Jamil
“Pernikahan itu harus ada visi dan misi yang dikongsi bersama,” Kang Abik memulakan bicaranya.
Program menerima sambutan yang menggalakkan daripada warga Universiti Teknologi Petronas (UTP) dan institusi sekitar negeri Perak.
“Al-Quran itu sendiri sudah memaparkan empat jenis perkahwinan yang bersangkutan soal visi dan misi,” aktivis juga novelis luar biasa dari tetangga Indonesia itu melanjutkan penerangannya.
Saya sendiri pantas menyambar pena untuk mencatat. Tidak mahu terlepas walaupun sedikit mutiara kata Ustadz Habiburrahman el-Shirazi, tatkala digandingkan bersama saya selaku panelis Forum Baitul Muslim yang diselenggarakan oleh moderator yang juga merupakan sahabat saya, Dr. Raja Ahmad Iskandar, pensyarah di UTP.
NUH DAN LUT
Mereka berdua adalah insan yang soleh. Rasul utusan Allah, ‘alayhim al-solaat wa al-salaam.
Tetapi Allah menguji mereka dengan beristerikan wanita yang durhaka kepada Tuhan. Begitu juga dengan sang anak. Si suami menyeru manusia kepada Iman manakala isteri pula bermati-matian mempertahankan kekufuran. Rumahtangga dan cinta antara mereka musnah oleh visi dan misi yang bertentangan. Satu memanggil ke Syurga dan satu lagi menyeru ke Neraka.
ISTERI FIRAUN
Sama ceritanya dengan isteri Firaun.
Seorang wanita yang beriman, bersuamikan manusia paling kufur kepada Allah. Gila kuasanya, bukan setakat mahu menduduki takhta kepimpinan malah mendakwa diri Tuhan. Cinta dan rumahtangga mereka berakhir dengan perpisahan pada sempadan iman dan kufur. Seorang tabah mempertahankan iman, tatkala seorang lagi sanggup mati pada menjulang kekufuran hingga tenggelam dalam keingkaran.
Kedua-dua rumahtangga ini saling berantakan apabila cita-cita antara suami dan isteri berbeza. Berlainan pada visi dan misi mereka.
ABU LAHAB DAN UMMU JAMIL
Pasangan ini sehati sejiwa. Mereka berdansa seirama pada meraikan kekufuran mereka.
Suami sangat membenci kebenaran dan menolak kenabian. Isteri pula memberikan sokongan yang tidak berbelah bagi pada menyokong apa yang diperjuangkan. Mereka sekepala, satu selera, satu cita-cita. Hidupnya hanya terhimpun pada satu erti. Mereka bercinta dalam perjuangan mendaulatkan Jahiliyyah dan kekufuran terhadap Tuhan.
Mereka ‘bahagia’.
Bahagia pada seiring dan sejalannya mereka menuju Neraka.
Nantikan nasib mereka di Sana!
RASULULLAH S.A.W DAN ISTERI
Itulah contoh teladan utama kita. Uswah Hasanah.
Tiada cacatan pada rumahtangga yang berjaya dan cemerlang itu bermula dengan berpacaran atau cuba-cuba melanggar aturan Tuhan atas nama mencari keserasian. Apa yang ada, adalah Taaruf dan segala titik mula yang Maa’ruf. Apa yang dicatat adalah merealisasikan cinta pada mencintai kebenaran. Dalam kemiskinan, ketika ada harinya dapur rumahtangga itu ketiadaan makanan, Rasulullah sallallaahu ‘alayhi wa sallam dan isteri baginda mengecap kebahagiaan.
Benar sekali… rumahtangga yang tidak ditentukan arah tujunya, adalah rumahtangga yang tidak tentu arah.
Satu jalan menuju ke Syurga.
Satu jalan menuju ke Neraka.
Bahagia, biar sampai ke Syurga.
















